Penggunaan Rumus Federer

Dengan rumus tersebut diperoleh minimal sampel tiap kelompok adalah lim ekor tikus. Rumus Federer digunakan untuk menentukan jumlah pengulangan agar diperoleh data yang valid.


Sampling Dan Besar Sampel

Sementara dalam penentuan jumlah sampel diambil berdasarkan rumus Federer 1963 yaitu n-1 t-1 15.

Penggunaan rumus federer. Dalam uji farmakologi jumlah pengulangan ini bisa diartikan. Jumlah sampel menurut rumus Federer t n-1 15. Banyaknya pengulangan sampel dihitung dengan menggunakan rumus Federer 1963 cit.

Dalam penelitian ini kami menggunakan enam ekor untuk setiap kelompoknya. Sehingga total jumlah sampel tikus yang dibutuhkan adalah 25 ekor tikus dan. Menurut rumus Federer ab r-1 15 r 15 ab 1 Banyaknya ulangan ditentukan oleh beberapa hal yaitu tingkat ketelitian yang diinginkan 1- α tingkat keragaman dari bahan percobaan s sumber-sumber yang tersedia termasuk personal dan peralatan.

Rumus Federer digunakan untuk menentukan jumlah pengulangan agar diperoleh data yang valid. 20 Universitas Indonesia Pengaruh pemajanan Cheria Valentina FK UI 2009. N jumlah pengulangan t jumlah perlakuan Rumus Federer didapatkan pengulangan.

N adalah jumlah sampel tiap kelompok t adalah jumlah kelompok. Masing-masing kelompok terbagi lagi menjadi 3 generasi maka nilai t yang digunakan adalah. Untuk tiap bilangan baku ini dan menggunakan daftar distribusi normal baku kemudian dihitung peluang Fzi P z zi c.

Setelah menggunakan rumus Federer dan dilanjutkan dengan rumus Resource Equation Method didapatkan jumlah minimal 20 ekor tikus yang dibutuhkan untuk penelitian ditambah dengan lima ekor tikus sebagai cadangan. Dimana t banyak perlakuan. T banyaknya perlakuan dan n banyaknya ulangan Federer WT.

Gunakan rumus federer yaitu t 1 r 1 15 dimana t adalah perlakuan dan r adalah replikasi atau jumlah sampel t 1 r 1 15 2 1 r 1 15 1 r 1 15 r 1 15 r 15 1 r 16. Ramsey SC Galeano. R-1t-1 15 r-17-1 15 6 r-1 15 6r-6 15 6r 21.

T - 1 r - 1 15 7 - 1 r - 1 15 6 r - 1 15 r 156 r 25 r 3 Keterangan. N-1 x t-1 15 Keterangan. Dengan menggunakan rumus.

Kandungan vitamin C dapat dihitung dengan rumus. VitC mg100g V I 2 x 088x Fpx 100 W s gram V I 2 Volume Iodium mL 088 088 mg asam askorbat setara dengan 1 mL larutan I 2 001 N Fp Faktor Pengenceran W s Berat sampel gram. Dapat digunakan rumus Federer 1977 yaitu.

T adalah banyaknya kelompok perlakuan r adalah jumlah sampel. Selanjutnya dihitung proporsi Z 1 Z 2 Z n yang lebih kecil atau sama dengan Z i. T perlakuan r pengulangan 15 faktor nilai derajat kebebasan umum Perlakuan yang digunakan yaitu dengan memberikan beberapa konsentrasi ekstrak lengkuas 20 30 40 50 60 70 80 dan kontrol menggunakan.

T-1 r-1 15 dimana t perlakuan dan r jumlah ulangan. Dalam uji farmakologi jumlah pengulangan ini bisa diartikan dengan jumlah sampelhewan uji dalam tiap kelompok. R banyak ulangan Dewi.

Dimana t adalah jumlah kelompok perlakuan dan n adalah jumlah sampel per kelompok perlakuan. Dibulatkan 3 Keterangan. N besar pengulangan t jumlah kelompok Dalam penelitian ini terdapat kelompok kontrol dan kelompok perlakuan.

Dalam penelitian ini jumlah ulangan adalah 4 sehingga sampel perkelompok perlakuan harus lebih dari 5. N-1 5-1 15 n 5 pengulangan sehingga sampel yang digunakan adalah 25 sampel. Faktorial secara sederhana dapat berdasarkan rumus Federer sebagai berikut.

Co New Delhi 1967. Jumlah sampel yang digunakan ditentukan besarnya dengan rumus Federer yaitu. Zi Xi X S Xi Dari variabel masing masing sampel X Rata-rata S Simpangan baku b.

Pengulangan digunakan rumus Federer 1963 sebagai berikut. Menentukan Jumlah Subjek Eksperimental Contoh penggunaan Rumus Federer Sebagai contoh jika penelitian terdiri dari lima kelompok perlakukan maka jumlah. N1t-1 15 dimana t adalah treatment perlakuan dalam hal ini ada 5 perlakuan kelompok kontrol SDA perlakuan media modifikasi Zea mays dan Arachis hypogea modifikasi A modifikasi B modifikasi C.

N-1 t-1 15 dimana n jumlah pengulangan t jumlah pengelompokkan. R 35 ulangan yang digunakan adalah. Penentuan besar sampel dengan menggunakan rumus Federer Supranto 2007 yaitu.

Ulangan menggunakan rumus Federer yaitu sebagai berikut. Dalam penelitian ini sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang doberi perlakuan pendekatan bermain. Experimental design theory and application Oxford and IBH Publ.


Bab Iii Metode Penelitian A Desain 3 8 Pdf Ciri Ciri Mencit Putih Yang Sehat Bisa Dilihat Dari Pdf Document


Perhtungan Sampel


Bab Iii Metode Penelitian A Iii Pdfmenggunakan Rumus Federer Suhaerah 2013 Hlm 73 Sedangkan Pdf Document


Http Ejournal Umm Ac Id Index Php Sainmed Article Download 4203 4566


Http Repository Poltekkes Tjk Ac Id 518 5 Bab 20iii Pdf


Bab Iii Metode Penelitian A Desain


Bab Iii Metode Penelitian A Iii Pdfmenggunakan Rumus Federer Suhaerah 2013 Hlm 73 Sedangkan Pdf Document


Hewan Coba Ke 11 Dwiyati Pujimulyani Ppt Download


Diajukan Oleh Juli Harnida Purwaningayu I1d Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Mei 2012 Efektivitas Ppt Download


13 Daftar Lampiran


Https Www Firafirdauss Com 2020 09 Rumus Arifin Untuk Penelitian Eksperimental Html


Perhtungan Sampel


Skripsi Uji Aktifitas Antibakteri Ekstrak Akar Bluntas Pluchea Indica Terhadap Bakteri Aggregatibacter Actinomicetemcomitans Ppt Download


Http Bppsdmk Kemkes Go Id Pusdiksdmk Wp Content Uploads 2017 11 Daftar Isi Metodologi Penelitian K1 Restu Pdf


Bab Iii Metode Penelitian A Desain 3 8 Pdf Ciri Ciri Mencit Putih Yang Sehat Bisa Dilihat Dari Pdf Document


Bab Iii Metode Penelitian A Iii Pdfmenggunakan Rumus Federer Suhaerah 2013 Hlm 73 Sedangkan Pdf Document


Bab Iii Metode Penelitian A Desain 3 8 Pdf Ciri Ciri Mencit Putih Yang Sehat Bisa Dilihat Dari Pdf Document


Sampling Dan Besar Sampel


Doc Jumlah Sampel Murni Ukhuah Islami Academia Edu